Archive for ‘1’

December 7, 2015

Warna-Warni MOMIJI dari Perspektif Biologi

Momiji (Kanji 紅葉 hiragana もみじ), sangat dinantikan di Jepang karena kita dapat melihat keindahan warna-warni daun di musim gugur. Banyak yang salah mengartikan bahwa Momiji merupakan “kegiatan melihat warna-warni daun di musim gugur” seperti halnya HANAMI (花見) melihat bunga sakura di musim semi. Momiji diambil dari kata terakhir IROHA MOMIJI (いろは紅葉) yang tidak lain adalah tanaman japanese maple (Acer palmatum). Di jepang sendiri, Kyoto sangat terkenal dengan keindahan warna-warni daun di musim gugur. Beberapa tempat yang sangat bagus antara lain Kiyomizu dera, Jisso-in Temple, dan Daigo-Ji.

431b842d

Keindahan warna-warni daun ini merupakan salahsatu fenomena yang sangat menarik bagi saya sendiri. Tentu kita semua akan takjub dengan kecantikan pemandangan tersebut. Namun, pernahkah kita bertanya-tanya kenapa tanaman yang semula berwarna hijau itu mengganti warna daunnya? kenapa berubah warna menjadi merah terang? darimana warna kuning dan oranye? bagaimana prosesnya?

leaf-change

Sebagai seorang pedagang boneka biolog yang kebanyakan klayapan mendalami regulasi pigmen fotosintesis, saya tertantang untuk menulis dan berbagi wawasan mengenai proses-proses yang terjadi selama perubahan warna daun tersebut. Sebelum memulainya, ijinkan saya narsis dibawah japanese maple terlebih dahulu 😛
68386_10151459699585101_439797071_n

Foto ini diambil di Takao-San (高尾山) Tokyo, Sebenernya saya hanya ingin menunjukkan bahwa untuk melihat keindahan warna-warni momiji kita tidak harus ke Kyoto #diplomatis.

Warna hijau pada daun berasal dari klorofil, pigmen fotosintesis yang menyerap sinar biru dan merah (sinar paling efektif untuk fotosintesis) dan memantulkan atau meneruskan sinar hijau, sehingga yang tertangkap oleh mata kita adalah warna hijau. Pada tanaman, klorofil terdapat pada membran tilakoid di dalam kloroplas.

ch9chloroplast

Kloroplas sendiri merupakan salah satu plastid yang sudah terspesialisasi. Ada beberapa macam plastid, diantaranya kloroplas (mengandung klorofil), kromoplas (mengandung karotenoid, xantofil dan pigmen lain), leukoplas (untuk penyimpanan pati, lemak, dan protein).

Plastids_types_en.svg

Plastid berkembang dari proplastid. Plastid memiliki sifat plastis, sederhananya merupakan fleksibilitas plastid dapat berubah struktur dan komposisinyanya sebagai respon terhadap lingkungan. Etioplas adalah plastid pada tanaman yang mengalami etiolasi (pertumbuhan yang cepat di tempat yang gelap), etioplas ini dapat berkembang menjadi kloroplas apabila tanaman yang mengalami etiolasi ditumbuhkan dengan penyinaran. Kloroplas dapat berubah menjadi kromoplas. Terdapat juga amiloplas (menyimpan pati), elaioplast (lemak), dan proteinoplas (protein). Selian itu, akhir-akhir ini juga telah ditemukan plastid yang berfungsi untuk mensintesis dan menyimpan metabolit-metabolit spesifik, contohnya tannosomes (tannin), phenyloplast (menyimpan prekursor vanillin pada tanaman vanilli), dan lain-lain.

Respon terhadap lingkungan

Di negara 4 musim seperti jepang, durasi “siang” dan “malam” berbeda setiap musim. Musim panas memiliki durasi “siang” lebih lama daripada musim dingin. Seiring berakhirnya musim panas dan beralih ke musim gugur, durasi siang  menjadi lebih pendek. Perubahan durasi siang-malam ini merupakan sinyal bagi tumbuhan untuk mempersiapkan diri menghadapi musim selanjutnya, yaitu Musim Dingin!

DSC05359

Selama musim dingin, ketersediaan cahaya dan air menjadi terbatas untuk melakukan fotosintesis secara optimal. Oleh karenanya, tumbuhan merespon dengan “beristirahat” dan mengandalkan cadangan makanan yang telah mereka produksi pada musim semi dan musim panas. Untuk merespon hal tersebut, untuk sementara waktu tanaman akan men “Shut Down” pabrik tempat fotosintesisnya, yaitu kloroplas.

Degradasi klorofil

Klorofil akan mulai di break down dengan pelepasan klorofil pada binding-proteinnya, selanjutnya  melalui serangkaian proses enzimatik, klorofil (tetrapyrroles) akan dikonversi menjadi pFCC (primary Fluorescence Chl Catabolites) yang merupakan tetrapyrroles linier yang tidak berwarna. pFCC kemudian akan diekspor dari kloroplas ke vacuola dan kemudian lebih lanjut di break down menjadi monopyrrole. Sangat dimungkinkan monopyrrole ini akan dibreak down kembali menjadi molekul yang lebih sederhana, meskipun sampai saat ini belum diketahui secara pasti nasib monopyrrole setelah dibawa ke vacuola. Enzimatik proses pada degradasi klorofil dapat dilihat pada gambar berikut :

f10_01

Seiring dengan degradasi klorofil, maka daun akan mulai terlihat kuning-oranye, ini adalah warna dari karotenoid dan xantofil. Sebenernya pigmen ini juga terdapat di daun, hanya saja pada saat musim semi dan panas, jumlah klorofil yang jauh lebih banyak menutupi warna pigmen ini.

Chemistry-of-the-Colours-of-Autumn-Leaves-v2

Sintesis Antosianin

Warna merah terang pada daun dapat disebabkan oleh dua hal ; glukosa dan akumulasi antosianin. Pada Momiji, glukosa (produk fotosintesis) masih terperangkap pada daun setelah proses fotosintesis berhenti. Sinar matahari dan suhu udara malam yang dingin pada musim gugur menyebabkan glukosa menjadi merah. Tetapi mekanisme umum yang lebih dikenal dalam perubahan warna merah ini adalah akumulasi pigmen merah (antosianin) pada sel.

スライド1

Seperti yang dapat kita lihat pada ilustrasi gambar yang saya padukan dari beberapa sumber, setelah degradasi klorofil, sintesis antosianin meningkat dan diekspor ke vakuola. Sebenarnya selain klorofil, karotenoid juga mengalami degradasi, namun sebagian masih tertinggal di plastid. Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa tumbuhan repot-repot menggunakan energinya untuk memproduksi antosianin padahal sebentar lagi harus menggugurkan daunnya? Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa antosianin ini menjaga daun bertahan lebih lama sebelum gugur, melindungi daun tanpa klorofil dari sinar matahari, dan pigmen ini menurunkan titik beku daun sehingga melindungi dari suhu dingin yang ekstrim. Karena daun bertahan lebih lama pada tanaman, maka gula, nitrogen, hasil metabolisme yang penting dapat dipindahkan terlebih dahulu sebelum gugur. Ilmuwan lain berhipotesa bahwa ketika daun gugur dan membusuk, antosianin meresap kedalam tanah sehingga menghambat tumbuhan spesien lain untuk tumbuh dan menjadi kompetitor di sekelilingnya.

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat dan menambah wawasan, AMIN

Salam hangat ditengah indahnya warna-warni daun musim gugur Tokyo

Tokyo, 7 Desember 2015

Dwi Andi Listiawan

Advertisements
March 27, 2015

Program Pascasarjana Fakultas Biologi UGM | S2 Biologi UGM

スライド1

Hello, Saya mencoba membuat presentasi Pengenalan Program Pascasarjana Fakultas Biologi UGM, khususnya untuk Program S2 (Master of Science). Perlu diingat bahwa ini bukan merupakan informasi official dari Fakultas Biologi UGM, juga saya membuatnya dengan keterbatasan waktu, energi dan sumber informasi, jadi mohon maaf jika ada kekurangan. InsyaAllah informasinya cukup bisa membantu dan memberikan gambaran tentang Program S2 Fakultas Biologi UGM, meskipun kemungkinan ada informasi yang harus diupdate lagi (Silakan menghubungi Fakultas Biologi UGM langsung ya)

Silakan Download Informasinya disini :

Program Pascasarjana Program Studi Biologi UGM

July 7, 2014

Suara Rakyat : Usulan Kabinet Ahli untuk Presiden 2014-2019

Di media sosial saat ini sedang terjadi “Perang Saudara” terkait dukungan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden. Masing-masing kubu berargumen Capres yang mereka dukung adalah yang paling layak memimpin Indonesia 5 tahun kedepan. Banyak kampanye positif melalui iklan masing-masing pasangan juga kreativitas pendukungan baik melalui lagu, video, visualisasi visi misi, dan lain-lain. Tidak sedikit pula kampanye negatif dan kampanye hitam yang membuat gerah suhu politik akhir-akhir ini. Masing-masing pasangan capres dan cawapres memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Visi misi, karakter, dan rekam jejak pasangan capres dan cawapres perlu dipertimbangkan dalam menentukan pilihan. Sejauh yang saya amati banyak hal positif yang menjadi Fokus Pembangunan Indonesia kedepan dari kedua psangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Misalnya, pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menitik beratkan pada pembangunan pertanian, revolusi putih (Gerakan minum susu untuk mencerdaskan Anak Indonesia) dan peningkatan kekayaan negara melalui penutupan berbagai macam potensi kebocoran yang merugikan negara. Sedangkan pasangan Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla menitik beratkan pada Pembangunan Manusia Indonesia melalui Revolusi Mental, fokus pada pengembangan Indonesia sebagai Negara Maritim, dan Reformasi Birokrasi melalui sistem-sistem yang telah dibangun.

Program-program yang ditawarkan kedua pasangan sangat baik dan menarik, pembangunan tol laut, perubahan sistem pendidikan di Indonesia berbasis pembangunan karakter, penguatan ketahanan bahkan kedaulatan pangan, ekonomi kerakyatan dan berdikari, pengembangan energi terbarukan, produksi bioethanol, dan lain-lain. Namun disini saya tidak akan membahas visi misi kedua pasangan secara lebih mendalam. Yang lebih penting menurut saya adalah, visi misi hebat tersebut harus mampu direalisasikan, tentu saja dengan bantuan para menteri dalam kabinet yang disusun. Saya tertarik ketika kedua pasangan calon menjanjikan bahwa akan membentuk Kabinet Ahli atau Zaken Kabinet, entah siapa yang memiliki ide terlebih dahulu tentang kabinet ahli tersebut, tetapi yang lebih penting adalah kabinet ahli ini merupakan harapan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Sebagai seorang warga negara Indonesia yang memiliki kebebasan berpendapat, saya ingin sekali menyampaikan pendapat dan usulan untuk Menteri-Menteri dalam Kabinet Ahli tersebut. Nama-nama yang saya usulkan ini merupakan pengamatan rekam jejak dan kapasitas beliau. Saya sadar bahwa pengetahuan saya sangat terbatas, pun juga mungkin ada subjektivitas preferensi dalam merekomendasikan nama-nama Menteri ini, tetapi saya yakin baik di Kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajassa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla ada orang-orang yang berkompeten dibelakang mereka. Beberapa kementrian belum memiliki rekomendasi nama, sehingga mungkin apabila pembaca blog saya yang ingin juga menyampaikan usulan bisa menuliskan komentar di blog ini. Menurut saya, kabinet ahli sejatinya bukanlah diisi oleh mereka yang bergelar Professor atau Doktor, melainkan orang-orang yang berkompetenn dan berpengalaman serta memiliki track record yang baik untuk mengemban tugas-tugas yang diamanahkan kementrian, namun hasil penelusuran saya kebetulan memang banyak dari beliau-beliau bergelar Doktor ataupun Gelar Kehormatan Doktor Honoris Causa karena memang dinilai berjasa dalam bidang-bidang tertentu. Menteri-Menteri yang saya Usulkan adalah :

1. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan : Dr. Sulistyo, M. Pd. PGRI Dr. Sulistyo, M. Pd. merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) periode 2008-2013 yang kembali terpilih untuk periode 2013-2018 secara Aklamasi. Beliau adalah sosok yang visioner dan dihormati di kalangan PGRI. Saya percaya beliau mampu meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru, beliau juga saya nilai mampu melaksanakan Revolusi Sistem Pendidikan Indonesia untuk membangun manusia Indonesia yang cerdas dan berkarakter.

2. Menteri Luar Negeri : Dr. Marty Natalegawa, M. Phil. marti Menurut saya, karir Dr. Marty Natalegawa di bidang Diplomasi Internasional sangat cemerlang. Pak Marty pernah sukses berkiprah di dunia internasional dengan menjadi salah satu orang Indonesia yang pernah menjadi Presiden Dewan Keamanan PBB. Saya percaya Diplomasi Internasional Indonesia akan semakin baik dengan keberlanjutan kepemimpinan beliau di Kementrian Luar Negeri. Baru-baru ini beliau juga tegas dan berwibawa nyentil Dubes Amerika untuk Indonesia yang mau merecoki urusan dalam negeri Indonesia.

3. Menteri Dalam Negeri : Ir. Tri Rismaharini, M. T. risma Menurut saya, seorang Menteri Dalam Negeri ideal adalah mereka yang pernah dan berprestasi menjabat sebagai Kepala Daerah, baik itu Gubernur, Bupati, ataupun Walikota. Hal ini akan mempermudah Mendagri memahami permasalahan dalam negeri dengan baik, terlebih sepengatuhan saya Walikota dan Bupati juga memiliki semacam asosiasi, dalam hal ini Kepala Daerah memiliki Jaringan dan Silaturahim yang baik untuk mengkoordinasi kepala daerah. Dalam hal ini, rekam jejak dan prestasi Walikota Surabaya yang dinobatkan sebagai salahsatu Walikota Terbaik Dunia ini patut dipertimbangkan untuk diupgrade berkarya di level Nasional. Semoga bu Risma mau ya, AMIN 😀

4. Menteri Pekerjaan Umum : Mochamad Ridwan Kamil, S. T., M. UD.  RIDWAN_KAMIL Prestasi dan Rekam Jejak Kang Emil sebagai Seorang Arsitek dalam membangun Tatakota beberapa daerah di Indonesia dan juga Luar Negeri sudah tidak diragukan lagi. Saya yakin Kang Emil mampu menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan membawa Indonesia sebagai negara maju dengan pembangunan dan tata kota daerah yang sangat baik dan berwawasan lingkungan.

5. Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi : Prof. Dr. Pratikno, M. Soc. Sc. Rektor_UGM_Prof_Pratikno Usul=Mikul. Ada Usulan Solutif Penggabungan Kementrian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi oleh Prof. Pratikno (klik disini). Usulan ini saya rasa solutif untuk Efisiensi Pendanaan Riset dan Koordinasi Triple Helix (Universitas-Pemerintah-Industri) dalam upaya Sinkronisasi dan Hilirisasi  Hasil Riset untuk Kemajuan Indonesia. Pengalaman beliau sebagai Dekan FISIPOL dan Rektor UGM saya rasa cukup mumpuni berurusan dengan Pengembangan Pendidikan Tinggi dan RISTEK. Saya yakin Pendanaan Riset, Pengembangan Teknologi, dan Dana Pendidikan akan lebih optimal dibawah koordinasi beliau.

6. Menteri Sekretaris Negara : Dr. Anies Baswedan anies Semula Saya Berpendapat bahwa Pengalaman Pak Anies Baswedan sebagai Rektor (Pimpinan Perguruan Tinggi) Universitas Paramadina dan Rekam Jejak dalam Memajukan Pendidikan Indonesia sangat cocok untuk mengorganisasi Kementrian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi. Tapi saya berubah pikiran, melihat latar belakang beliau sebagai Ekonom dan kebaikan Sistem Koordinasi Satu Pintu melalui Sekretaris Negara, dan kemampuan beliau dalam mengkoordinasi yang sudah tidak diragukan lagi, saya lebih cenderung mengusulkan beliau sebagai Menteri Sekretaris Negara.

7. Menteri Hukum dan HAM : Prof. Dr. Todung Mulya Lubis todungMenurut Informasi yang saya dapat, Konsistensi lulusan UC Berkeley dan Harvard Law School ini dalam membela keadilan dan menegakkan HAM mengangkat nama beliau ke jajaran Advokat dan Penegak HAM papan atas di Indonesia. Ketua Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) ini pernah menangani kasus penegakkan HAM yang mendapatkan perhatian publik di Indonesia dan mancanegara. Saya pikir, beliau adalah sosok ideal untuk Penegakan Hukum di Indonesia agar tidak Tajam kebawah Tumpul keatas.

8. Menteri Badan Usaha Milik Negara : Prof. Dr.(H.C.) Dahlan Iskan JPNN Meskipun baru-baru ini ada pro-kontra terkait akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saya memandang bahwa Sosok Dahlan Iskan tetap mampu membawa perubahan dan kemajuan yang signifikan dalam perusahaan-perusahaan BUMN. Sosok Dahlan Iskan saya yakini sebagai sosok ideal dan masih mampu membawa Perusahaan Negara lebih cemerlang dimasa yang akan datang.

9. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi : Prof. Dr.rer.publ. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. wamen_pasfoto4x3 Prof. Eko Prasojo merupakan Pakar Ilmu Administrasi Negara Universitas Indonesia. Kiprahnya dalam Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah tidak diragukan lagi. Saat ini beliau menjabat sebagai Wakil Menteri PAN dan RB dengan pengalaman yang sangat mumpuni (lihat disini)

10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral : Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro MSc., MA., Ph. D.
foto_menhanSaya tahu Prof. Purnomo Yusgiantoro pernah mengikuti Kursus Reguler di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), tapi saya kurang tahu persis mengapa Mantan Menteri ESDM ini kemudian ditempatkan memimpin Kementerian Pertahanan (mungkin karena pernah jadi Wagub Lemhanas). Mengingat latar belakang pendidikan S1-S3 beliau dibidang Pertambangan dan Sumber Daya Mineral, saya rasa mantan Sekretaris Jenderal OPEC serta Ketua ASEAN Meeting on Economic Ministers (AMEM) on Energy ini lebih berkompeten memimpin Kementrian ESDM.

11. Menteri Kesehatan : Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M. Sc. Ali Gufron Entah itu pakai kartu (jokowi) atau tidak (prabowo), Program Indonesia Sehat melalui Jaminan Kesehatan Pemerintah sangat saya dukung. Dan orang yang cocok menjabat Menteri Kesehatan adalah Pakar JamkesMas yang tidak lain adalah Prof. Ali Gufron Mukti. Beliau saat ini menjabat Wakil Menteri Kesehatan RI. Prof. Ghufron sangat getol memperjuangkan sistem pelayanan kesehatan masyarakat yang dipelopori saat beliau menjadi Ketua Pengelola Gadjah Mada Medical Center (GMC). Beliau adalah pemrakarsa Jamkesmas dan Jamkesda, beliau juga menjadi salah satu penyokong pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

12. Menteri Keuangan : Gita Wiryawan, Ph. D. 0001gita-wirjawan Pak Gita Wiryawan memiliki rekam jejak yang sangat bagus selama menjadi Menteri Perdagangan. Ketika beliau menjabat Keala BKPM, beliau sangat peduli dengan Pembangunan SDM yang pada akhirnya sangat menguntungkan Penanaman Modal di Indonesia. Saat menjadi Menteri Perdagangan, lulusan Hardvard Universiy ini memiliki sikap yang tegas dan jelas terkait masalah produk impor. Prinsipnya, ia tidak setuju kalau impor justru menimbulkan ketergantungan. Mengingat kedua pasangan Kubu Capres mengusung Ekonomi yang berpihak pada Rakyat. Pak Gita Wiryawan saya rasa adalah orang yang tepat mengisi pos Menteri Keuangan.

13. Menteri Perdagangan dan Perindustrian : Suryo Bambang Sulistyo, M. BA. Medium Close-up SBS Alasan saya mengusulkan beliau sederhana sekali, Serahkan pada Ahlinya. Beliau saat ini adalah Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN). Profil singkat beliau dapat dibaca DISINI (ini ciri-ciri saya sudah agak capek menulis, hahahh)

14. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) : Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana, M.A. CV写真1   Seperti halnya Pak Marti Natalegawa yang saya usulkan kembali. Saya juga mengusulkan Kepala Bappenas ini untuk melanjutkan kembali kepemimpinannya di Bappenas. Pembangunan sumber daya manusia lagi-lagi menurut saya adalah hal utama. Saat ini saya sedang menempuh Pendidikan di Tokyo. Saya seringkali menjumpai Mahasiswa GRIPS yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Pemerintahan Jepang itu. Itu adalah langkah awal yang baik Perencanaan pembangunan nasional yang menitik beratkan pada pembangunan SDM. Beliau juga nongol di website resmi GRIPS lho (baca disini)

15. Menteri Agama : Prof. Dr. K.H. Ali Musthafa Ya’qub ダウンロード Beliau adalah Imam Besar Masjid Istiqlal. Pertama kali saya melihat beliau adalah saat beliau memandu dan menjelaskan ke Obama yang mengunjungi Istqlal. Saya juga pernah melihat pemaparan beliau di ILC, sangat menyejukkan. Beliau berprinsip Islam sebagai Rahmatan lil Alamin (Rahmat bagi Semesta Alam), pemahaman  landasan Islam sangat kuat, semangat kebhinekaan juga sangat baik. Sangat cocok memimpin Kementrian Agama di Negara yang Mayoritas Muslim namun juga kaya keberagaman. Lihat videonya DISINI dan Profil beliau DISINI

16. Menteri Pertanian : Prof. (Riset). Dr. Ir. Tahlim Sudaryanto, M. S.

copy of tsd   Pakar Sosial dan Ekonomi Pertanian lulusan Intitut Pertanian Bogor ini saya rasa mampu mengemban Tugas sebagai Menteri Pertanian. Beliau memiliki banyak Jam Terbang dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Pertanian. Saat ini menjadi Staf Ahli Menteri Bidang Kerjasama Internasional, Kementerian Pertanian. Profil Lengkapnya dapat dibaca DISINI

17. Menteri Kehutanan : Prof. Dr. Ir. Suhardi, M. Sc. 01. Prof. Dr. Ir. SUHARDI, M.Sc Saya termasuk yang tidak setuju dengan Oligarki Politik, tetapi kita juga harus melihat bahwa Elite Partai bukan berarti tidak memiliki kompetensi. Dan saya melihat Kompetensi Ketua Umum Partai Gerindra Prof. Suhardi sebagai Menteri Kehutanan. Masalah Kehutanan yang paling utama menurut saya adalah Penebangan Liar untuk Alih Fungsi Lahan. Maka yang harus dilakukan adalah menyelamatkan hutan melalui Manajemen Konservasi untuk hutan yang masih ada, Reboisasi dan rehabilitasi lahan untuk hutan kritis. Mantan Dekan Fakultas Kehutanan UGM ini pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. Selain itu, UGM adalah Center of Excellent for Reduction Emission from Deforestation and Degradation (REDD). Pengalaman beliau untuk menyelamatkan Hutan Indonesia saya rasa sangat tepat.

18. Menteri Transportasi dan Perhubungan : Dr. Ir. Bambang Susantono, MSCE, MCP. BambangSusantono(cropped) Harus saya akui, saya kagum dengan Doktrin Poros Maritim Dunia dan Memperkuat sektor kelautan termasuk dalam bidang transportasi dan perhubungan yang dalam hal ini disampaikan oleh Pak Jokowi, siapapun Presidennya nanti, gagasan ini patut untuk direalisasikan sehingga Indonesia dapat maju Perekonomian dan Pembangunannya seperti Negara Kepulauan yang Maju seperti Jepang. Dan untuk mewujudkan hal itu, saya mengusulkan Pak Bambang Susantono. Pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi lulusan Intitut Teknologi Bandung dan UC Berkeley ini berpengalaman menjabat Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) selama dua periode. Beliau diangkat sebagai Wakil Menteri Perhubungan RI tahun 2009.

19. Menteri Komunikasi dan Informatika : Prof. Drs. T. Basaruddin, M. Sc., Ph. D. Chan-new Prof. Chan adalah Mantan Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Beliau sukses memimpinselama dua periode dalam pengelolaan manajemen FASILKOM UI dalam Tridharma Bidang Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Salahsatu gagasan beliau yang sangat menarik adalah IT untuk Mengangkat Budaya Indonesia. Salahsatu contohnya dengan Pengembangan Sistem Aplikasi untuk Pengenalan Heritage seperti Candi Borobudur (Lihat Video DISINI)

20. Menteri Sosial : Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M. A.

gubernur hidayat nur wahid (1)

Jreng-Jreng. WOW! hehehe. Jujur saya adalah Mantan Simpatisan Partai Keadilan Sejahtera, saya memilih PKS pada Pemilu 2009 lalu. Jujur pula simpati saya luntur oleh “ulah” oknum elite Partai PKS dalam beberapa kasus, namun kita harus tetap obyektif mengakui bahwa PKS adalah partai yang paling sedikit “kasus”nya dibandingkan partai-partai lain. Namun, simpati itu semakin tergerus dengan Militansi oknum kader yang alih-alih menjaga persatuan, malah menyebarkan isu-isu sensitif. Lhoh, malah curhat? Hehehe. Okay, tapi disini saya tidak akan membahas itu. Faktanya adalah dimana-mana yang kena kasus adalah oknum partai, masih banyak kader PKS dan Partai-Partai lain yang bersih, jujur dan kompeten. Salahsatunya adalah Figur yang masih saya kagumi, Bapak Hidayat Nur Wahid. Fakta lain adalah PKS merupakan Partai Politik yang Sangat konsisten melakukan Aksi-Aksi Sosial khususnya ketika terjadi musibah atau bencana, Jiwa sosial dan kemanusiaan kader PKS patut kita acungi empat jempol. Kader PKS tidak hanya turun tangan menjelang Pemilu saja. Oleh alasan inilah saya mengusulkan Bapak HNW sebagai Menteri Sosial. Beliau adalah sosok yang dihormati di PKS. Bayangkan Militansi Kader PKS digerakkan secara sistemik untuk kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusiaan bersinergi dengan Pemerintahan. Keren dan Sangat Positif bukan sebuah Militansi itu? Pak HNW sendiri adalah sosok yang cerdas, berwibawa dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Doktor jebolan Universitas Islam Madinah pernah menjabat sebagai Ketua MPR 2004-2009. Saya sangat yakin beliau mampu memimpin Kementrian Sosial dengan baik, bersih, jujur dan amanah.

21. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak : Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M. Si.

images

Kiprah beliau dibidang Pemberdayaan Perempuan sudah tidak diragukan lagi. Pengalaman organisasi dan manajerial beliau juga sangat banyak. Saya percaya Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur ini sangat berkompeten memimpin Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

22. Menteri Ekonomi Kreatif dan Hospitality Industry : Dr. (H.C). Hermawan Kartajaya, M. Sc. 

pasfoto-HK-layar-putih-21

Saya berpendapat bahwa hospitality industry harus terintegrasi, antara Obyek dan Daya Tarik Wisata, Perhotelan, Restoran, UMKM, Sentra Kerajinan Souvenir dan lain-lain harus menjadi suatu “Produk Wisata” yang digarap optimal. Menurut saya Pariwisata di Indonesia harus fokus di dua hal, yang pertama adalah menciptakan dan atau memperbaiki Produk Wisata berbasis Sapta Pesona yang benar-benar dapat dinikmati oleh Wisatawan dan yang kedua adalah Pemasaran. Dua hal tersebut yang saya rasa belum optimal. Konsep Marketing PDB (Positioning, Diferentiation, and Branding) saya rasa sangat tepat untuk Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Indonesia. Orang yang sangat tepat melaksanakan amanah ini menurut saya adalah Pak Hermawan Kartajaya, tidak ada keraguan dalam diri saya untuk mengusulkan  Presiden World Marketing Association ini dalam Kementrian Ekonomi Kreatif dan “Hospitality Industry”.

23. Kementrian Daerah Tertinggal : Dr. Bambang Hudayana, M. A.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ada yang menggelitik saat menonton stand up comedy 4, salahsatu peserta mengatakan “Kementrian Daerah Tertinggal kok Kantornya di Jakarta, mana bisa mengetahui permasalahan pokok Daerah Tertinggal?”. Saya tidak menyoal lokasi Kementrian, tapi saya menangkap bahwa Kementrian Daerah Tertinggal hendaknya diisi oleh orang yang paham kondisi dan permasalahan, serta berkompeten dalam membangun daerah Teringgal. Untuk hal ini, saya rasa UGM juaranya, Kampus kerakyatan ini dikenal memiliki banyak program pemberdayaan masyarakat, contohnya Kelompok Kerja Papua, Program KKN PPM yang telah menjadi Rujukan Nasional, dll. Khusus untuk Kementrian PDT, saya mengusulkan Pak Bambang Hudayana. Beliau adalah Pakar Antropologi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan dibawah naungan LPPM UGM.

24. Menteri Lingkungan Hidup : Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, M. S.

Gusti_muhammad_hatta_menristek

Sama seperti Prof. Purnomo Yusgiantoro, saya mengusulkan Prof. GMH dikembalikan dari Kementrian Riset dan Teknologi ke Kementrian Lingkungan Hidup. Menurut saya, Guru Besar Fakultas Kehutanan UNLAM ini lebih cocok di Kementrian Lingkungan Hidup, apalagi beliau juga berpengalaman di Pusat Studi Lingkungan Hidup UNLAM.

25. Menteri Pemuda dan Olahraga : Bisa dari Koalisi Partai

Menurut saya Menpora boleh dari koalisi partai. Banyak kader muda partai yang berkompeten yang saya yakin mampu memimpin Kementrian Pemuda dan Olahraga. Ada dua skenario Menpora yang saya usulkan.

Skenario 1 : Prabowo dan Hatta Rajassa Menang

tantowi_yahya

Mas Tantowi yahya merupakan Kader Partai Golkar. Diploma Lulusan MIT Boston Amerika Serikat ini saya yakini adalahsosok yang tepat mengisi posisi menteri pemuda dan olahraga apabila Prabowo-Hatta terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

Skenario 2 : Joko Widodo – Jusuf Kalla Menang

ダウンロード (1)

Bang Maurarar Sirait, sosok muda politisi Partai Demokrasi indonesia Perjuangan ini terkenal cerdas, kritis, dan aktif di dunia kepemudaan. Jebolan UNPAR Bandung ini saya nilai sebagai orang yang tepat mengisi Pos Menteri Pemuda dan Olahraga apabila Jokowi-JK terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Saya sendiri pernah bertemu beliau saat menjadi Moderator Talkshow dengan beliau sebagai Narasumber dalam Konferensi Ikatan Duta Budaya dan Pariwisata Indonesia. Kesan pertama adalah sosok yang cerdas, kritis, dan mendengar.

Saya Belum ada usulan mengenai Menteri Koordinator (MENKO) khususnya MENKOKESRA dan MENKOPOLKAM. Juga Mohon maaf sekali, dalam skenario usulan saya Tidak Ada Posisi Menteri Utama. Tetapi jika dengan sangat terpaksa ada Menteri Utama itu, saya mohon dengan sangat untuk benar-benar mempertimbangkan orang yang tepat menduduki posisi tersebut. Kalaupun boleh usul, saya akan mengusulkan Bapak Chairul Tanjung, M. BA. sebagai Menteri Utama. Dalam Struktur yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, saya mengusulkan Bapak Chairul Tanjung sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

26. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian : Chairul Tanjung, M. BA.

14005638951927387081

Mohon maaf sebesar-besarnya, hanya Prof. Suhardi Ketua Umum Partai Gerindra yang saya usulkan sebagai Menteri (Kemenhut). Saya bukan bermaksud menilai Pak Surya Paloh, Pak Muhaimin Iskandar, Pak Abu Rizal Bakrie, dll tidak berkompeten. Beliau-beliau sangat handal dan memiliki kemampuan memimpin organisasi yang sangat bagus. Namun saya mengusulkan agar beliau-beliau lebih fokus menjadi Ketua Umum Partai. Saya juga mengusulkan Prof. Suhardi harus mundur sebagai Ketua Umum Partai Gerindra seandainya menjabat Menteri Kehutanan, banyak kader hebat di Gerindra, misalnya Pak Fadli Zon bisa saja menjadi calon penerus yang baik sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. Untuk Ibu Puan Maharani, saya yakin beliau terpilih menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan, oleh karenanya saya tidak mengusulkan beliau menjadi Menteri. Semoga Kabinet Ahli (menurut perspektif saya) ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi Presiden terpilih sebagai wujud Demokrasi yang Mendengar dan Melaksanakan Aspirasi Rakyat. Semoga Indonesia semakin baik dari hari ke har, Amin.

 

Tokyo, 7 Juli 2014

Dwi Andi Listiawan

December 19, 2012

JOGJA, Harmony in Diversity : Tagline Integritas, Identitas dan Daya Tarik Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Miniatur Indonesia. Konsep Positioning, Diferensiasi dan Branding dalam Promosi Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata.

Slide1

oleh : Dwi Andi Listiawan

Ketua Paguyuban Dimas Diajeng Daerah Istimewa Yogyakarta 2009-2012

Research Student, The University of Tokyo, Japan

JOGJA, sederhana dan mudah diingat. Tidak sesederhana namanya, istilah atau nama JOGJA sendiri memiliki kompleksitas makna dan sejarah serta permasalahan yang menyertainya, khususnya dalam bidang pariwisata. JOGJA atau YOGYAKARTA merupakan nama popular dari Daerah Istimewa Yogyakarta. YOGYAKARTA diambil dari nama Ngayogyakarta Hadiningrat, Kasultanan dengan cakupan wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, dan Kabupaten Kulonprogo. Dalam lambang Daerah Istimewa Yogyakarta dapat kita baca dengan jelas bahwa nama daerah setingkat provinsi ini adalah YOGYAKARTA, dan menurut UU No 3 Tahun 1950 Yogyakarta berstatus sebagai Daerah Istimewa dengan segala keistimewaan yang melekat padanya.

logo-diy

Gambar 1. Lambang Daerah Istimewa Yogyakarta, nama provinsi yaitu YOGYAKARTA terdapat pada bagian bawah lambang (sumber : website pemda-diy)

Tanpa disadari, permasalahan kemudian muncul dengan adanya Undang-Undang otonomi daerah yang memberi kewenangan yang luas pada daerah tingkat II (kabupaten dan kota) untuk mengelola pemerintahannya sendiri. Otonomi daerah bukan berarti tidak baik, justru memberikan banyak kemanfaatan pada daerah itu sendiri. Otonomi daerah memicu perkembangan pariwisata yang kompetitif dan berdaya saing. Namun disisi lain juga berpotensi menimbulkan ego-sektoral pariwisata ketika masing-masing daerah ingin unggul dan muncul dengan benderanya masing-masing sehingga antar daerah kurang bersinergi.

Pariwisata di JOGJA sangatlah unik, menarik dan lengkap. Dalam wilayah yang cukup mungil ini, dapat kita temukan wisata alam yang lengkap dari gunung hingga pantai. Gunung merapi merupakan gunung berapi yang masih aktif, bahkan salahsatu gunung berapi teraktif di dunia. Pantainya pun lengkap dari pantai berpasir putih hingga hitam, bahkan dapat kita temukan pula fenomena alam langka yang hanya ada dua di dunia yaitu gumuk pasir parangkusumo. Tidak kalah menarik, fenomena kawasan karst baik eksokarst (pegunungan sewu dan menoreh) serta endokarst (gua-gua di Kabupaten Gunungkidul) yang saat ini sedang naik daun dengan popularitas Gua Pindul dan Pantai Siung. Di pusat kota Yogyakarta terdapat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang sampai saat ini tetap menjalankan salahsatu fungsinya sebagai pusat kebudayaan Jawa. Kemegahan candi-candi di JOGJA dan sekitarnya seperti Candi Prambanan, Ratu Boko dan Borobudur menjadi salahsatu dayatarik utama wisatawan berkunjung ke JOGJA. Kulinernya pun beragam, Sego abang lombok ijo, tiwul, dan udang terbang khas Gunungkidul, sate klathak dan geplak khas Bantul, jadah tempe dan salak pondok khas Kabupaten Sleman, kipo dan gudeg khas kota yogyakarta, serta tidak kalah populer geblek dan tempe benguk khas Kulonprogo. Potensi, Obyek dan daya tarik wisata tersebut tersebar di lima daerah yang ada di JOGJA dan masing-masing daerah memiliki keunggulan, dayatarik dan keunikan tersendiri sehingga yang perlu dilakukan adalah peningkatan sinergitas dan integritas informasi pariwisata di JOGJA.

Permasalahan sederhana seringkali muncul terkait dengan branding penggunaan nama JOGJA, karena masing-masing daerah ingin dimunculkan benderanya “SLEMAN, BANTUL, KOTA YOGYAKARTA, GUNUNGKIDUL, dan KULONPROGO”. Solusi sederhana dapat digunakan, yaitu konsensus penggunaan nama JOGJA untuk brand pariwisata seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertama, masyarakat pariwisata harus paham benar bahwa JOGJA adalah Daerah Istimewa Yogyakarta. JOGJA adalah branding integritas dan sinergitas lima daerah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.  Kedua, masyarakat pariwisata juga harus benar-benar menerapkan prinsip Pariwisata yang borderless, pariwisata tidak mengenal batasan administratif wilayah. Ketiga, komunikasi dan koordinasi yang baik antara Pemerintah pada level provinsi dan kabupaten/kota. Karena dayatarik masing-masing daerah berbeda, maka yang perlu dilakukan adalah dukungan dan sinergi antar daerah. Dalam bahasa yang lebih sederhana : pedagang nasi, pedagang sayur, pedagang lauk, pedagang buah, dan pedagang susu perlu bersinergi agar menu yang disajikan adalah 4 sehat 5 sempurna.

37883_140549679306744_611423_n

Gambar 2. Gunung Merapi, salahsatu gunung berapi teraktif di dunia. Satu-satunya gunung berapi di JOGJA terletak di Kabupaten Sleman (sumber : Dimas Diajeng Jogja)

31773_124022630959449_6198838_n

Gambar 3. Pantai Siung, Kawasan karst dan dominasi pantai berpasir putih terdapat di Kabupaten Gunung Kidul

(Sumber : Dimas Diajeng Jogja)

25361_112388308789548_3859406_n

Gambar 4. Abdi Dalem Kraton Yogyakarta berbincang-bincand dengan wisatawan asing, Kraton hanya dapat ditemui di wilayah Kota Yogyakarta (sumber : Dimas Diajeng Jogja)

sermo (1)

Gambar 5. Waduk Sermo di Kulonprogo, satu-satunya waduk di JOGJA (Sumber : exotismejogja.blogspot.com)

25361_112381828790196_810543_n

Gambar 6. Gumuk Pasir Parangkusumo, Kabupaten Bantul. Satu-satunya di JOGJA, hanya ada dua di dunia

(Sumber : Dimas Diajeng Jogja)

Mengenai branding integritas dan sinergitas ini, JOGJA perlu belajar dari Bali dan Jakarta. Kedua wilayah itu memiliki kondisi yang hampir sama dengan JOGJA, dengan wilayah administratif yang tidak luas. Provinsi Bali yang mencakup wilayah satu pulau menggunakan brand BALI untuk seluruh promosi wisatanya, bukan Denpasar, Badung, Buleleng, Singaraja, Gianyar, Jembrana, dan lain-lain. Setiap wisatawan yang ke Bali selalu disuguhi informasi pariwisata official yang komprehensif dalam satu wilayah pulau tersebut. Tidak berbeda jauh dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang juga memiliki status khusus seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, branding dan positioning DKI Jakarta juga jelas : ENJOY JAKARTA. Wilayah satu provinsi DKI Jakarta yang identik dengan penyebutan Kota Jakarta. Sama halnya dengan DI Yogyakarta yang lebih popular dengan sebutan Kota Yogyakarta bahkan untuk menyebut satu wilayah provinsi. Brand JOGJA yang telah ada saat ini sangat unik dan menarik, tinggal dioptimalkan saja dalam penggunaanya.

jogja

Gambar 7. Brand JOGJA untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (sumber : Pemda-diy.go.id)

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki tiga pilar pembangunan yaitu Pendidikan, Pariwisata, dan Kebudayaan. Hampir seluruh masyarakat pariwisata tahu dan sadar akan hal itu. Namun ada potensi tersembunyi yang sangat besar dan belum dijadikan sebagai isu strategis dalam rencana pengembangan pariwisata jangka panjang di JOGJA. Potensi tersebut adalah wisatawan domestik dan internasional yang berstatus sebagai pelajar. Pada tahun 2011, rerata lama tinggal (Length of Stay) wisatawan mancanegara adalah 1,91 hari dan wisatawan domestik adalah 1,65 hari (Sumber : Laporan Akuntabilitas Kinerja Dinas Pariwsata D.I. Yogyakarta 2011). Bila kita sadari, pelajar yang tinggal di JOGJA selain melakukan aktivitas akademik, juga melakukan kunjungan pariwisata. Dalam masa tinggalnya, hampir bisa dipastikan pelajar di JOGJA akan berkunjung ke Keraton, Candi Prambanan, Pantai, Kaliurang, dan lain-lain. Artinya, apabila kita mempromosikan JOGJA dalam satu paket Pendidikan, Pariwisata dan Kebudayaan, maka secara tidak langsung kita mengundang wisatawan untuk menempuh pendidikan di JOGJA dengan masa tinggal selama kurang lebih 4 tahun untuk program sarjana, dan 2-3 tahun untuk program pascasarjana. Bahkan pelajar asing yang hanya datang untuk summer camp atau exchange merupakan wisatawan yang sangat potensial.

537799_369828413055485_882476168_nGambar 8. Mahasiswa asing UGM berwisata ke Gua Pindul (Sumber : UGM DREAM 2012)

JOGJA memiliki lebih dari 110 Perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dengan kualitas yang sangat baik. Dua belas persen dari 50 Promising Indonesian Universities ada di JOGJA (Sumber : DIKTI, Kementrian Pendidikan Nasional). Bahkan Universitas negeri pertama, terbesar, multikultur, paling komprehensif, dengan sistem penjaminan mutu terbaik se-ASEAN ada di JOGJA, Universitas Gadjah Mada. Wajar apabila banyak mahasiswa yang berbondong-bondong ingin menempuh pendidikan di JOGJA. Predikat sebagai kota pelajar dan pusat pendidikan di Indonesia merupakan positioning strategis untuk menggaet wisatawan pelajar, didukung dengan biaya hidup yang relatif murah dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia. Kementrian Pendidikan Nasional menyebutkan UGM adalah Perguruan Tinggi Negeri yang paling diminati oleh calon mahasiswa Indonesia. Bagi mahasiswa asing, UGM, ISI Yogyakarta bersama dengan Universitas Udayana Bali menjadi tempat tujuan paling diminati. Ya, menempuh pendidikan di pusat pariwisata dan kebudayaan. Belajar dan mengenal Indonesia secara bersamaan. Sains dan teknologi di Indonesia jauh tertinggal dari negara-negara maju, keunggulan Indonesia terletak pada kajian kebudayaan dan kearifan lokal. Hal ini dapat dijadikan ujung tombak promosi wisatawan pelajar dari mancanegara. Sangat wajar apabila perguruan tinggi yang terletak di pusat pariwisata dan kebudayaan seperti JOGJA (UGM dan ISI) dan Bali (Universitas Udayana) sangat diminati wisatawan pelajar dari mancanegara. Dengan trackrecord UGM dan ISI Yogyakarta dibidang kajian seni, kebudayaan dan kearifan lokal, serta dengan positioning JOGJA sebagai Pusat Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata, peningkatkan jumlah wisatawan pelajar baik domestik maupun mancanegara sangat potensial untuk dikembangkan.

Banyaknya mahasiswa dari seluruh Indonesia bahkan dunia yang datang menempuh pendidikan di JOGJA menjadikan JOGJA kaya akan identitas dan keberagaman. Jika di Jakarta terdapat Taman Mini Indonesia Indah sebagai Indonesian Miniatur Park, di JOGJA dapat kita jumpai masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia yang hidup dan tinggal di JOGJA sesuai dengan kultur dan identitas masing-masing secara harmonis. Kekayaan identitas dan keberagaman ini tidak sebatas pada suku namun juga agama, etnis, budaya, dan lain-lain. Keragaman masyarakat Indonesia yang hidup secara harmonis dapat kita jumpai di JOGJA, sehingga layaklah JOGJA disebut sebagai Miniatur Indonesia yang sebenarnya. JOGJA, Harmony in Diversity merupakan tagline yang diusulkan penulis untuk menggambarkan integritas dan sinergisme baik internal (masyarakat pariwisata dalam bersinergi mempromosikan JOGJA) maupun eksternal (konsep positioning dan branding pariwisata). Tagline ini juga merupakan diferensiasi strategi promosi pariwisata, ketika banyak daerah-daerah lain di Indonesia hanya mempromosikan obyek dan daya tarik wisata untuk menarik wisatawan. Konsep ini akan memberikan banyak sekali keuntungan dan kemanfaatan, diantaranya :

  1. Daya tarik luar biasa untuk berkunjung ke JOGJA sebagai miniatur Indonesia
  2. Mengukuhkan predikat JOGJA sebagai Pusat Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata
  3. Lambang kekayaan identitas dan keberagaman
  4. Harmonisasi dan Kerukunan hidup antar identitas, mengukuhkan predikat JOGJA sebagai City of Tolerance, Kota yang menjunjung tinggi toleransi dalam keberagaman
  5. Integritas dan Sinergitas stakeholder pariwisata di JOGJA
  6. Diferensiasi strategi promosi pariwisata JOGJA
  7. Dan lain-lain

540515_457129854315390_768868615_n

Gambar 9. Poster JOGJA Harmony in Diversity (Sumber : Dokumentasi Poster Penulis)

Keharmonisan dalam keberagaman di JOGJA sebenarnya sudah terjadi sejak jaman dulu. Namun, isu ini perlu dikemas sehingga menjadi daya tarik yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke JOGJA. Keharmonisan dalam keberagaman agama dapat pula dlihat dari sudut pandang pariwisata. JOGJA memiliki Klenteng Gondomanan yang megah, Gereja Candi Ganjuran dan Gua Maria untuk beribadah dan wisata religi umat Katolik. Candi Sewu peninggalan Umat Budha yang terawat dengan baik, juga Candi Borobudur di Magelang yang sangat menguntungkan bagi Pariwisata JOGJA. Kemegahan Candi Prambanan yang sangat terkenal dengan ramayana balletnya, juga pura dan candi hindu yang lain. Masjid Agung Kotagede dengan akulturasi budaya yang khas sebagai peninggalan kerajaan Mataram islam. Seluruhnya terawat dan terjaga dengan baik, menunjukkan keharmonisan dan kerukunan hidup antar umat beragama yang terjadi dari dulu hingga sekarang.

31773_124004947627884_7677893_n

Gambar 10. Ramayana Ballet Candi Prambanan yang sangat terkenal (Sumber : Dimas Diajeng Jogja).

Kunjungi Juga http://www.borobudurpark.com/

Kaitannya dengan keberagaman agama dan pendidikan, JOGJA juga memiliki konsorsium 3 Perguruan Tinggi yang mengkaji ilmu lintas agama dan lintas budaya yaitu Center for Religious and Cross-Cultural Studies yang dibentuk melalui kerjasama antara Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, dan Universitas Katolik Duta Wacana. Program ini sangat terkenal dan mendukung JOGJA sebagai Pusat Unggulan atau Center of Excellence dalam Kerukunan Hidup antar umat beragama. Kunjungi : http://crcs.ugm.ac.id/

Strategi promosi lain yang juga sangat penting untuk meningkatkan kunjungan pariwisata adalah penggunaan online media dalam mempromosikan obyek dan daya tarik wisata di JOGJA. Sistem informasi pariwisata yang lengkap dan terpadu serta mudah digunakan (user friendly) sangat penting untuk dibuat. Sebagai contoh, membuat sistem informasi terpadu dimana informasi dari seluruh stakeholder dapat diakses melalui satu pintu, hal ini membutuhkan kerjasama dan koordinasi antara pemerintah tingkat provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota, ASITA, PHRI, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, serta seluruh stakeholder terkait.

Penggunaaan media sosial untuk publikasi informasi juga sangat penting. Page facebook YOGYAKARTA terhitung 19 Desember 2012 pukul 19.35 WIB memiliki jumlah penggemar 1.069.387, page ini merupakan page kota (baca : provinsi) dengan jumlah penggemar terbesar di Indonesia. Media sosial seperti ini merupakan media strategis untuk promosi pariwisata baik itu obyek, daya tarik, hingga agenda wisata mingguan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini sudah terbentuk asosiasi media sosial di JOGJA yang berkomitmen untuk memajukan pariwisata di JOGJA. Kedepan, pemerintah provinsi dengan dukungan seluruh stakeholder pariwisata perlu menggandeng komunitas sosial media ini sebagai upaya bersinergi bersama untuk memajukan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Slide1

Gambar 11. Postingan di Page Yogyakarta tentang Merapi dan Angkringan, masing-masing mendapat kurang lebih 7.000 like dan 500 share (Sumber : Facebook)

Industri kreatif multimedia dan penggunaan media audio-visual memegang peran penting dalam mendukung promosi pariwsata di JOGJA. Pembuatan film dokumenter, video klip, film pendek, iklan, maupun film layar lebar yang mengangkat tema atau berlokasi di JOGJA juga mampu memikat para wisatawan untuk berkunjung ke JOGJA. Kedepan, Pemerintah khususnya melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta perlu menggandeng dan bersinergi dengan pelaku-pelaku industri kreatif ini. Hal tersebut akan sangat menguntungkan promosi pendidikan, pariwisata dan kebudayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berikut ini merupakan lima contoh industri kreatif dan promosi institusi yang secara tidak langsung juga mempromosikan JOGJA. Klik gambar untuk melihat video secara lengkap.

1. Video klip lagu “Teman Hidup” yang dinyanyikan oleh Tulus. Video ini mengangkat cerita tentang Abdi Dalem Kraton Yogyakarta. Kebahagiaan dalam kesederhanaan, serta cinta kasih dan ketulusan seorang Abdi Dalem.

Slide1Gambar 12. Abdi dalem dalam cuplikan video klip Teman Hidup. Klik Gambar untuk melihat Video (Sumber : Youtube)

2. Video klip “Aku Pasti Bisa” yang dipopulerkan oleh Citra Scholastika. Video ini memunculkan obyek dan daya tarik wisata di Kota Yogyakarta

Slide3

Gambar 13. Citra sedang membatik di Pulocemeti. Klik gambar untuk melihat video (Sumber : Youtube)

3. Iklan produk minuman suplemen. Video ini secara keseluruhan mengangkat pariwisata dan kebudayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Karena video ini mengandung unsur iklan produk, maka link tidak disertakan oleh penulis.

Presentation1

Gambar 14. Iklan produk minuman suplemen yang mengangkat pariwisata dan kebudayaan di JOGJA.

4.  Video Profil Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Dalam video ini disertakan obyek-obyek wisata seperti Merapi, Kaliurang, Borobudur, Prambanan, Keraton, Tamansari, Parangtritis, dan Baron untuk memikat calon mahasiswa belajar di FEB UGM.

Slide4Gambar 15. Parangtritis dalam video profil FEB UGM. Klik gambar untuk melihat video (Sumber : Youtube)

5. Film Sang Pencerah. Film ini tentang biografi K.H. Ahmad Dahlan dan menggambarkan sejarah dan kebudayaan di Yogyakarta

Slide5

Gambar 16. Cuplikan film sang pencerah yang berlokasi di Yogyakarta. Klik gambar untuk melihat video (Sumber : Youtube)

Keterlibatan masyarakat dari berbagai kalangan untuk berperan serta memajukan JOGJA juga sangat diperlukan. Dalam hal ini generasi muda memegang peran yang sangat penting guna ikut mempromosikan pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan di JOGJA. Salahsatu contohnya telah saya lakukan bersama dengan rekan-rekan Dimas Diajeng Jogja, Duta Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan mahasiswa dari MMTC Yogyakarta dalam mempromosikan keharmonisan dalam keberagaman melalui Video berjudul JOGJA, Harmony in Diversity. Video ini merupakan wujud kontribusi nyata generasi muda JOGJA yang Cerdas (Brain), Menarik (Beauty), dan Berbudaya (Behaviour) sebagai representasi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai pusat Pendidikan, Pariwisata, dan Kebudayaan dalam memajukan daerahnya. Penulis bersama-sama dengan anggota Dimas Diajeng Jogja yang lain telah mempublikasikan video JOGJA, Harmony in Diversity di youtube. Video ini telah dilihat lebih dari 4.000 kali dan mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari pengunjung baik domestik maupun internasional melalui komentar-komentar yang disampaikan. Terbukti promosi melalui media audio visual sangat efektif sebagai salahsatu langkah strategis mempromosikan pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedepan upaya ini perlu mendapat perhatian khusus sebagai salahsatu strategi pemasaran dan promosi pariwisata khususnya tahun 2013/2014 menuju VISIT JOGJA Year 2014. Video tersebut dapat dilihat dengan mengklik tulisan atau gambar dibawah ini

KLIK LINK VIDEO JOGJA, HARMONY IN DIVERSITY DI YOUTUBE

20120831_Dimjeng2

Gambar 17. Fragmen Video JOGJA Harmony in Diversity karya Dimas Diajeng Jogja (Sumber : Dokumentasi Penulis)

JOGJA, Harmony in Diversity merupakan tagline yang menggambarkan integritas dan sinergitas dalam keberagaman dan kekayaan identitas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tagline ini memiliki semangat keharmonisan baik internal maupun eksternal di lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan mengusung keharmonisan dalam keberagaman (diferensiasi) diharapkan mampu menempatkan JOGJA (brand integritas dan kebhinekaan) sebagai ikon  Miniatur Indonesia (positioning) melalui promosi Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga JOGJA semakin Maju dan Berkembang.

Tokyo, 19 Desember 2012

Dwi Andi Listiawan

—————————————————————————————————————————————————————————————-

Referensi Data :

Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta. 2011. Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta. Hal. 16. http://www.visitingjogja.com tanggal akses 19 Desember 2012

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 2010. 50 Indonesian Promising Universities. Jakarta. http://www.dikti.go.id/ tanggal akses 19 Desember 2012.

Referensi Gambar dan Video :
Sumber referensi gambar dan video yang digunakan dalam karya tulis ini terpaut pada masing-masing gambar dan video

October 10, 2011

Pentax, Kamera Keren & Berkualitas!

Kamera Official dari My Selangor Story 2011 adalah Pentax. Kamera ini tersedia dalam berbagai tipe dengan harga yang cukup murah dan kualitas prima. Berbagai tipe kamera disediakan dengan spesifikasi masing-masing. ada angry bird, ada underwater camera, dan lain-lain.

kamu bisa melihat hasil foto dengan menggunakan berbagai macam kamera pentax dibawah ini, keren banget kan 😀

Fitur Makro yang Luar biasa, digunakan untuk memotret object dengan jarak dekat

Ayooo, pakai pentax.

October 10, 2011

The Cube, Signal Kuat, Harga Murah!!!

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya bahwa saya pergi ke batam dengan boat. Nah cerita menarik karena selama perjalanan saya tetap menggunakan The Cube.

saya berangkat menuju ke Batam, perjalanan sekitar 2 jam. Saya agak bosan mau ngapain, setelah menelepon dian dan feeq, ternyata balance saya masih sangat banyak. The Cube SANGAT MURAH. itu kelebihan pertamanya
kemudian saya tutup telpon dan naik boat, saya pikir di boat hanya bisa diam dan menunggu selama perjalanan. Hingga pada akhirnya saya temukan electricity dan mencoba charging blackberryku. Setelah Blackberry saya hidup, saya iseng mencoba menelpon ke teman-teman di Indonesia. Wow, SANGAT MENGEJUTKAN, 2 jam perjalanan dari Johor Bahru ke Batam dan berada di Lautan, TETAP ADA SIGNAL, sehingga saya bisa menelpon, dan lebih Menakjubkan lagi BIAYA TELPON INTERNASIONAL SANGAT MURAH, saya nelpon sekitar 15 menit hanya habis 3 RM, yang artinya telepon internasional hanya Rp. 600/menit. MURAH SEKALI, Sangat Seronok laaa *MalaysianStyle

Tidak Ada alasan untuk tidak menggunakan The Cube 😀

October 10, 2011

It’s Dangerous, But Very FUN!!!

2 Oktober 2011. Pukul 01.00 am selepas menikmati hiburan di The Mix, saya kembali ke kamar. Saya belum tidur karena harus memindahkan files dari kamera ke USB kemudian mengembalikan kamera Pentax ke Ms. Yau. Hingga pukul 02.00 am, saya belum bisa tidur. saya berniat untuk tidak tidur karena pesawat FIREFLY saya adalah jam 10.00 am.

Karena saya di kamar sendirian, saya meminta Agam Hijrah Saputra Yunus untuk menemani saya tidur di Holiday Inn Kuala Lumpur Glenmarie. Ternyata Nigel (room mate Hijrah) sedang sakit sehingga Hijrah tidak bisa menemani saya untuk tidur di Kamar 122.
Akhirnya saya menghubungi Daniel dan Feeq di Kamar 117, saya main ke kamar mereka, dengan harapan saya tidak tidur dan dapat terbang esok hari. Tapi ternyata saya, daniel dan feeq semuanya tertidur sekitar pukul 03.00 am

Pagi-pagi saya bangun dan langsung menuju ke kamar 122 dengan agak santai. Tiba-tiba saya melihat jam dan, OH MY GOD. ternyata sudah jam 09.30. kemudian saya langsung mengambil barang-barang saya keluar kamar. Check in dan langsung menuju bandara. Pesawat belum berangkat, tapi saya tidak boleh check in. Dan dari sinilah petualangan baru dimulai. Saya Bisa mengenali Malaysia dengan lebih dekat lagi.

Karena tidak bisa check in, saya kembali menuju hotel naik Taxi. setelah itu saya merencanakan route perjalanan saya menuju batam. Dian menemani saya menuju terminal bus di syah alam, subang. Selama perjalanan dia menceritakan tentang Syah Alam dan Selangor. Crew MSS2011 adalah sangat baik dan Luar Biasa. Thanks A lot to you All 😀

route perjalanan saya adalah Syah Alam – Johor Bahru – Batam – Jakarta. Saya memulai perjalanan darat selama 5 jam dari Terminal Syah Alam ke Terminal Larkin di Johor Bahru. Selama perjalanan kami istirahat di salah satu Transit Area, disana saya membeli souvenir untuk teman-teman saya di Indonesia. Saya membeli Banyak makanan salahsatunya adalah Biskuit Bei Teh So. Cara membuatnya sangat unik, saya merekamnya dan akan saya share ke youtube.

Ini enak sekali lho, teman-teman saya di Indonesia sangat menyukainya. Seperti bakpia tapi kulitnya kering dan isinya selai nanas. Selain itu saya juga membelikan oleh-oleh marshmallow untuk temen-temen saya 😀

Saya sampai di Terminal Larkin pukul 05.30 pm. Sebelumnya saya dapat informasi jika Boat (Ferry) terakhir adalah pukul 05.00. Dian sudah menghubungi saya dan menyampaikan jika saya tidak mendapatkan boat, saya bisa stay di tempat temannya si Farhan di Johor Bahru. Namun karena saya orangnya tidak mau menyerah, saya tetap saja nekat menuju ke Pelabuhan Situlang Laut di Johor Bahru. Saat itu uang RM saya terbatas, saya hanya pegang rupiah. dan RM saya habis untuk bayar Taxi

saya tiba di Situlang laut sekitar pukul 06.00 pm. saya langsung berlari menuju pembelian tiket. dan Alhamdulillah masih ada dan sebentar lagi akan berangkat. saya kemudian ingin membeli tiket seharga 82.5 RM itu. Dan wowww, ternyata tidak boleh bayar dengan Rupiah, hanya dengan RM atau USD. Loket Money Changer di Pelabuhan sudah tutup, akhirnya saya berlari menuju hotel terdekat yang ada money changernya. saya berlari dan terus berlari mengejar waktu. Akhirnya saya keluarkan Rp. 250.000 untuk mendapatkan 83 RM, saya berlari lagi menuju tempat penjualan tiket. Akhirnya, saya tepat waktu dan mendapatkan tiket menuju ke Batam!!!!

saya kemudian konfirmasi ke Dian dan Feeq untuk memberikan kabar bahwa saya mendapatkan tiket ke Batam. It’s Miracle, Horayyyyyyyy *dancing* 😀

saya berangkat menuju ke Batam, perjalanan sekitar 2 jam. Saya agak bosan mau ngapain, setelah menelepon dian dan feeq, ternyata balance saya masih sangat banyak. The Cube SANGAT MURAH.
kemudian saya tutup telpon dan naik boat, saya pikir di boat hanya bisa diam dan menunggu selama perjalanan. Hingga pada akhirnya saya temukan electricity dan mencoba charging blackberryku. Setelah Blackberry saya hidup, saya iseng mencoba menelpon ke teman-teman di Indonesia. SANGAT MENGEJUTKAN, 2 jam perjalanan dari Johor Bahru ke Batam dan berada di Lautan, TETAP ADA SIGNAL, sehingga saya bisa menelpon, dan lebih Menakjubkan lagi BIAYA TELPON INTERNASIONAL SANGAT MURAH, saya nelpon sekitar 15 menit hanya habis 3 RM, yang artinya telepon internasional hanya Rp. 600/menit. MURAH SEKALI, Sangat Seronok laaa *MalaysianStyle

Saya tiba di Batam Pukul 08.00 pm, dijemput oleh salahsatu teman saya Duta Wisata Batam. Saya kemudian diajak makan Sate Batam, Enak Sekali 😀

Setelah itu, saya di ajak Karaoke dan berkeliling Batam. Menikmati Kuliner batam, membeli souvenir, foto di jembatan barelang, dll. nantikan cerita Batam di edisi khusus batam ya 😀

Keesokan harinya saya menuju Bandara Hang Nadim, Batam untuk kembali ke Jakarta. Rangkaian acara My Selangor Story 2011 memang telah selesai, tapi kenangan indahnya selangor dan persahabatan peserta My Selangor Story akan terus berlanjut sampai kapanpun 😀

Jangan Pernah Katakan Selamat Tinggal, Tapi Sampai Jumpa Lagi.
Sampai Jumpa Lagi Selangor, Sampai Jumpa Lagi Contestants and Crews MSS2011. I LOVE YOU ALL ^_^d

Official Tourism Board: Tourism Selangor
Official Airline: Firefly
Official Resort & Spa: Golden Palm Tree Resort and Spa
Official Resort: Resort World Genting
Official Internet: The Cube
Official Restaurant: The Mix
Official Camera: Pentax
October 10, 2011

Eco Adventure at Awana Genting Highlands

1 Oktober 2011, kami bangun pukul 06.00 am pagi hari. Kami sholat, kemudian cuci muka dan langsung dikumpulkan untuk melakukan senam penyegaran pagi Saya pergi ke toilet sebentar, dan kemudian datang agak terlambat, eh saya kena denda untuk memimpin senam penyegaran pagi.

kemudian kami melanjutkan kegiatan dengan jungle trekking. Hutan di Awana Genting di dominasi oleh Tumbuhan berbiji terbuka dan Jenis Paku-Pakuan. Jungle Trekking ini sangat menyenangkan karena memang pada dasarnya saya suka dengan Alam, dan Hutan di Awana masih sangat Hijau dan Asri.

Selepas jungle trekking kami langsung sarapan di Pasar Ikan Bakar, kemudian mandi dan bersiap untuk kegiatan selanjutnya. Outbond, kami menyebutnya Tears of The Sun. Mantabbb Gan!!! Nih ada sedikit foto-foto yang seronok 😀

saya sudah minta susan untuk tidak bunuh diri, tapi dia tidak mau mendengar apa yang saya ucapkan. Selamat Jalan, We Love You Susan!!! LOL 😛

saya sungguh sungguh tidak tahu apa yang memotivasi mbaknya untuk temangsang diatas sana, turun mbak turun!!! jangan stay disana, itu bukan hotel wkwkwkwkw 😀

Selepas itu kami mandi dan langsung menuju ke Awana Hotel untuk Makan Siang, Busyeeett, Heaven of Foods and Beverages. I LOVE IT!!!


Oh iya, tidak lupa kami OneBenua Boyband berfoto dong ya! Let’s Rock Baby!!! OneBenua Live in Concert Sponsored By Awana Genting Highlands Golf and Country Resort 😀

Setelah itu kami pergi meninggalkan Awana dan Menuju Holiday Inn. Hotel ini sangat Keren, saya mendapatkan fasilitas kamar 122 dan sendirian. Kamar seluas itu saya nikmati sendirian. Seharusnya bersama Sandi Prayoga, peserta MSS2011 yang tidak jadi ikut.

Malamnya kami makan malam di The Mix, dan tidak lupa lagi-lagi OneBenua Boyband Live in Concert kalo sekarang Sponsored by The Mix 😀

Makanan di The Mix SANGAT ENAK, kokinya pandai memasak, sehingga saya nambah makanan hingga dua kali, hahahaha. Kalian harus ke Selangor lah pokoknya, MANTAB!!!
Setelah makan, kita persiapan untuk memberikan surprise kepada Amelia Tan, wanita cantik yang bersuara bagus ini malam itu sedang ulang tahun.

Malam itu kami menikmati Hiburan Band di The Mix, Band yang Keren. Suaranya boleh juga, Peserta MSS2011 berdansa bersama dengan sangat senang


Akhirnya acara selesai, kami pulang ke kamar masing-masing dan saya tidur jam 3.00 am, dan Petualangan berlanjut dihari kelima 😀

Official Tourism Board: Tourism Selangor
Official Airline: Firefly
Official Resort & Spa: Golden Palm Tree Resort and Spa
Official Resort: Resort World Genting
Official Internet: The Cube
Official Restaurant: The Mix
Official Camera: Pentax
October 10, 2011

Abseiling, Seafood BBQ, and Blind Trail at Awana Genting Highlands

30 September 2011. Hari ketiga My Selangor Story 2011. Pagi itu kami bangun dan langsung sarapan di bila-bila. Kemudian kami packing dan membereskan kamar 526 yang kami tempati di Golden Palm Tree Resort and Spa. Pagi yang sangat cerah, kami senang karena petualangan kami akan berlanjut. Sebelum check out kami makan siang di Warung Makan di Pinggi Pantai, dan karena hari itu adalah hari ulang tahun nigel, salahsatu peserta MSS2011. Kami menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Happy Birthday Nigel 😀

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan ke Awana Genting Highlands Golf and Country Resort. Ini merupakan kunjugan kedua saya ke Genting Highland. Tapi agak berbeda dengan kunjungan saya ke Genting sebelumnya, kunjungan kali ini berbeda lokasi dan berbeda kegiatan. Kalau dulu di Arena Bermainnya, sekarang di Awana Genting. Namun satu yang masih sama, yaitu hijau hutan dan sejuknya alam Genting Highland yang lestari, Nyaman Sekali ^_^d

Kita tiba di Awana langsung disambut dengan pembukaan dan makan snack. Kemudian briefing untuk kegiatan abseiling. Kami kemudian menuju loungehouse di Awana Genting, saat perjalanan menuju loungehouse kita melakukan abseiling yang sangat menyenangkan.lihatlah ekspresi ester yang mencoba menuruni lintasan abseiling

setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke loungehouse, menaruh tas, mandi dan kemudian makan malam BBQ seafood di Surga Seafood Pasar Ikan Bakar. ini makananya enaaaaaaaaaak sekali, dan tahu sendiri kan saya paling doyan dengan yang namanya seafood

Puas makan di Pasar Ikan Bakar, kami langsung dikumpulkan untuk melaksanakan Blind Trail, waww cukup menyeramkan, tapi saya sudah biasa dengan yang seperti ini.

Dan, karena hari ini adalah hari ulang tahun Nigel, MSS2011 memberikan Surprise ke Nigel. Happy Birthday Nigel, Wish All The Best for You laaa

dan pengalaman berlanjut di hari keempat 😀

Official Tourism Board: Tourism Selangor
Official Airline: Firefly
Official Resort & Spa: Golden Palm Tree Resort and Spa
Official Resort: Resort World Genting
Official Internet: The Cube
Official Restaurant: The Mix
Official Camera: Pentax
October 9, 2011

Seronok Water Sport dan Gowesss di Sepang Gold Coast

Selangor, 29 September 2011 at Golden Palm Tree Resort and Spa

Saya menempati kamar nomor 526 bersama dengan Daniel DH, Hafiz, dan My Old Friend Hijrah Saputra Yunus. Kami bangun pukul 06.00 am untuk melihat indahnya Sunrise di Resort. Bangun tidur yang langsung dicari adalah name tag MSS2011 dan kamera, hahahha. ternyata sadar belom sholat subuh, akhirnya sholat subuh terlebih dahulu baru keluar kamar untuk motret sunrise.

Setelah itu kami segera mandi dan sarapan di bila-bila, salahsatu resto di Golden Palm Tree Resort and Spa yang lain. Resto ini sangat unik, nyaman dan tentu saja makanannya enak. kita dapat menikmati makanan yang lezat dengan pemandangan resort dan laut yang mantab jaya gan! Kamu bisa melihat nyamannya bila-bila dalam tulisan Muhammad Firdaus (Feeq) pada blognya disini. Nah, yang menarik selain pemandangannya adalah laut, di dekat bila-bila terdapat kolam renang, jadi kalau kita mau renang banyak sekali yang melihat kita. Tapi, tetap ya, karena peserta MSS2011 sangat percaya diri, kami tidak malu untuk berpose seperti ini, 😀

Setelah sarapan, kami langsung menuju Smiley Beach di Golden Palm Tree Resort and Spa. Disini peserta MSS2011 diberi kesempatan untuk mencoba Watersport sepuasnya. Yang paling menarik adalah Sailing dan Kayaking. Tidak lupa kami berfoto dengan jetski disana. Saya benar-benar bahagia bermain watersport disini. LUAR BIASA MENYENANGKAN!!!! 😀

Selain main air, kita juga main volley bersama dengan tamu dari Golden Palm Tree Resort and Spa yang lain. Sangat seronok sekali seharian main air di Smiley Beach. Setelah puas watersport, peserta kembali ke kamar untuk bilas, tapi saya bilas di pancuran bila-bila, kemudian saya renang di kolam renang. Selama renang tidak lupa eksis dong ya 😀

Setelah itu saya mandi dan kemudian ganti pakaian dan langsung gowesss (pusing-pusing pakai sepeda) mengelilingi Golden Palm Tree Resort and Spa. ini cukup menarik karena kami mengelilingi area resort yang banyak Palm Tree Plantation.

itu adalah Tian Chad Chen, salahsatu peserta MSS2011 yang sangat hobi blogging, inspiring TC!!!

Setelah puas berpusing-pusing ria, kami kembali ke Smiley Beach dan melakukan Low-Tide Tour. Ini adalah salahsatu pelayanan yang diberikan oleh Golden Palm Tree Resort and Spa! Sebagai seorang Sarjana Biologi dan Anggota Kelompok Studi Kelautan, saya sangat senang dengan Tour ini karena kita bisa mengenali berbagai macam organisme laut yang ada di pantai.

Wahhh Lucu Sekali Kan, Kepiting ini adalah SEAFOOD yang ENAK organisme laut yang harus kita lestarikan :D. Kita wajib mengenali kemudian melestarikannya. Nah, saat low-tide tour kemaren saya menemukan sampah di Pantai. Sebagai Generasi muda yang cinta lingkungan kita harus peduli dengan kebersihan lingkungan, jadi saya ambil sampah plastik itu dan membuangnya di tempat sampah. Seorang Journalist dari Palembang TV merekam aksi peduli lingkungan itu kemudian menguploadnya di YOUTUBE

Puas dengan aktivitas itu, kami diajak untuk bersantai menikmati snack di Bila-Bila. Sambil berbual dengan peserta lain, kami menikmati snack dan softdrink yang ada di bila-bila. Ternyata Hari itu HARI YANG SANGAT SERONOK

Selain banyaknya menu pilihan dan nyamannya tempat di bila-bila yang telah banyak diceritakan oleh peserta MSS2011 yang lain. Sekarang sudah tersedia Shisha di Bila-Bila. Mau Nyobain?

Setelah itu kami menuju kamar, mandi, kemudian bersiap untuk makan malam luar biasa, kami menyebutnya Malaysian Night. Acara ini memadukan Gala Dinner dan Hiburan  tarian Melayu khas Negeri Jiran. Hidangan yang disajikan sangat luar biasa, dari ujung ke ujung makanan semua. Surga makanan, ini SESUATU BANGET

Seperti pada malam sebelumnya kami pergi mencari bahulu panas, kemudian kembali ke kamar tidur dan pengalaman berlanjut di hari ketiga

roti bahulu panas ini mirip dengan roti bolu di Indonesia, rasanya sangat enak dan murah, satu box itu harganya 11 RM atau sekitar Rp. 30.000

Official Tourism Board: Tourism Selangor
Official Airline: Firefly
Official Resort & Spa: Golden Palm Tree Resort and Spa
Official Resort: Resort World Genting
Official Internet: The Cube
Official Restaurant: The Mix
Official Camera: Pentax